Kambing Etawa

By
Updated: June 27, 2013
Semprang luri Tumpang

cropped-Cholid1.jpgKambing etawa adalah jenis kambing yang berasal dari negara India, yang di bawa oleh belanda pada masa penjajahan, sejarah kambing etawa mulai berkembang di Indonesia pada tahun 1962, pada masa itu Indonesia mempunya jenis kambing lokal yang bisa dikategorikan kambing jenis jawa randu. Hasil persilangan kambing etawa dengan kambing lokal dinamakan Kambing Peranakan Etawa. Ciri fisik kambing etawa adalah :

  1. Kriteria Bentuk kepala kambing etawa, dalam faktanya kambing etawa memiliki nilai terbanyak dari bagian kepala, dalam kontes kambing etawa nilai terbanyak didapatkan dari kepala kambing etawa, bentuk fisik kepala Kambing Etawa antara lain:
  • Bentuk dahi cunong, melengkung seperti separuh bola, orang jawa engatakan (njeruk seseung)
  • Bentuk mata sipit, bola mata lebih masuk dari tulang atau pipi kambing, umumnya mata kecil.
  • Gomba lebih lebar dan tebal seperti halnya gomba sapi.
  • Telinga panjang melipat rapi dan terkulai kebawah.
  • Tanduk mengarah kebelakang, bulat dan mengikuti bentuk kepala bagian belakang.
  • Bibir kambing etawa yang masih memilik sifat keaslian cenderung cadil, bibir bawah lebih panjang dibandingkan bibir bagian atas.
  • Hidung pesek, bentuk hidung masuk kedalam, kalau dilihat dari samping tidak kelihatan hidungnya.
  1. Warna bulu

Warna bulu kambing etawa yang bisa dibilang seni hanya ada 2 macam antara lain hitam putih dan cokelat putih, kambing ini pada umumnya kepala hitam badan putih atau kepala merah badan putih.

  1. Rewos

Kambing etawa adalah kambing yang memiliki bulu rewos lebih panjang dibandingkan dengan kambing yang lain, standar panjang rewos dalam speknya pada umumnya minimal 24 cm.

  1. Ekor

Ekor kambing etawa akan terkesan lebih bagus dan menarik bilamana tegak dan berbulu lebat (mompyor)

  1. Bentuk kaki kekar dan besar, dari segi tulangan kambing etawa juga lebih besar dan kokoh.
  2. Badan proporsional, untuk kambing betina tinggi maksimal bisa mencapai 75-80cm sedangkan untuk kambing etawa jantan rata rata 90-100cm lebih.
  3. Untuk kambing betina bentuk punting Cuma 2 buah saja, sedangkan ambing besar.
  4. Untuk kambing jenis jantan, warna testis diupayakan berwarna hitam mulus, karena dari segi keturunan genetiknya lebih baik.

ciri fisik tersebut sudah bisa dikategorikan jenis kambing peranakan etawa. pada tahun 2008 nama kambing peranakan etawa diganti menjadi kambing kaligesing. sampai sekarang kambing kaligesing berkembang biak di seluruh Indonesia, seperti Jawa Tengah, Jawa Barat, dan Jawa Timur, kambing kaligesing juga sudah dilirik daerah luar jawa, seperti sulawesi, sumatra dan kalimantan. sebuah kebanggan produk kaligesing bisa berkembang keseluruh Indonesia.

IMG00567-20130306-0930IMG00390-20130126-0911

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>